Migrasi Windows ke Ubuntu
Salah buka situs, kemudian ada yang aneh pada netbook kesayanganku. Jadi lelet, toolbar yang saya setting autohide g mau nongol pas mouse digeser ke bawah dan berbagai masalah lainnya. Argh…
Matikan paksa, tekan F9, Install ulang
Install ulang tergolong gampang karena hanya menekan satu tombol dan tidak sampai 5 menit proses sudah selesai (fitur Norton Ghost bawaan EeePC), tetap saja hal itu masih mengganggu saya. Bayangin aja, saya harus melakukannya berkali-kali karena virus, spyware dan kroni-kroninya yang menggerogoti performa netbook saya. Dengan berbagai cara licik mereka selalu bisa datang kembali, entah dengan gambar cantik di internet yang menantang untuk diklik, network yang sudah terkontaminasi ataupun flash yang sudah tidak suci lagi..
Penggalan cerita di atas adalah seberkas kisah lalu yang saya alami ketika masih setia dengan Windows, tapi sekarang dan seterusnya tidak akan saya alami lagi karena saya sudah memutuskan berpaling ke lain hati, dan Ubuntu adalah pelabuhan hati saya yang baru (TMT 29.01.2010).
Keputusan ini saya ambil bukan karena ikut-ikutan trend atau mengikuti jejak suhu php saya yang juga memutuskan migrasi ke ubuntu tapi karena masalah kronis dan berulang yang ditimbulkan virus dan spyware serta kroni-kroninya yang tidak bisa saya tanggulangi dan sudah tidak bisa saya tolerir lagi. Dengan segenap kebulatan tekad, saya akhirnya memutuskan migrasi ke ubuntu walaupun saya harus kehilangan separuh data saya karena hard disk external saya rusak :’(
Satu hal yang saya kira wajib dilakukan setiap pendatang baru di Ubuntu adalah melakukan update source list repository dengan mengetik command sederhana ini di terminal anda : sudo apt-get update
Jika tidak Anda akan gagal mendownload plugin/codec yang diperlukan oleh software Anda, seperti pemutar musik ataupun video yang secara default hanya mendukung format file tertentu yang jumlahnya terbatas.
OK mungkin cukup sekian dulu berita terbaru dari saya, sebagai dampak dari migrasi ke Ubuntu, ada kategori baru “Ubuntu” di blog ini. Berikutnya kisah saya juga akan berisi pengalaman dengan ubuntu
NB :
Saya menggunakan Ubuntu Netbook Remix 9.10 pada Netbook Asus EeePC 1002HA dan sampai sejauh ini tidak mendapati masalah apapun.













